gangstar my life

gangstar my life

Selasa, 15 November 2011

Asal Mula Terjadinya Negara


  • Terjadinya negara secara Primer :

  • Terjadinya negara secara primer adalah bertahap yaitu dimulai dari adanya masyarakat hukum yang paling sederhana, kemudian berevolusi ketingkat yang lebih maju dan tidak dihubungkan dengan negara yang telah ada sebelumnya. Dengan demikian terjadinya negara secara primer adalah membahas asal mula terjadinya negara yang pertama di dunia.
    Menurut G. Jellinek, terjadinya negara secara primer melalui 4 tahapan (Fase) yaitu :
    • Fase Persekutuan manusia.
    • Fase Kerajaan.
    • Fase Negara.
    • Fase Negara demokrasi dan Diktatur.

    Dismping itu untuk mempelajari asal mula terjadinya negara yang pertama dapat pula menggunakan pendekatan teoritis yaitu suatu pendekatan yang didasarkan kerangka pemikiran logis yang hipotesanya belum dibuktikan secara kenyataan. Atas dasar pendekatan tersebut, ada beberapa teori tentang asal mula terjadinya negara :
    1.  Teori Ketuhanan (Theokrasi)
    Dasar pemikiran teori ini adalah suatu kepercayaan bahwa segala sesuatu yang ada atau terjadi di alam semesta ini adalah semuanya kehendak Tuhan, demikian pula negara terjadi karena kehendak Tuhan. Sisa–sisa perlambang teori theokratis nampak dalam kalimat yang tercantum di berbagai Undang–Undang Dasar negara, seperti : “….. Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa” atau “By the grace of God”.
    Penganut teori theokrasi modern adalah Frederich Julius Stahl (1802 – 1861). Dalam bukunya yang berjudul “Die Philosophie des recht”, ia menyatakan bahwa negara secara berangsur–angsur tumbuh melalui proses evolusi : Keluarga —–> Bangsa —–> Negara. Negara bukan tumbuh disebabkan berkumpulnya kekuatan dari luar, melainkan disebabkan perkembangan dari dalam. Ia tidak tumbuh disebabkan kekuatan manusia, melainkan disebabkan kehendak Tuhan. Dalam dunia modern seperti sekarang ini, teori theokratis tidak dipratekkan lagi, sudah tertinggal jauh.
    Beberapa pelopor teori theokratis yang lain :
    a)  Santo Agustinus :
    Kedudukan gereja yang dipimpin Sri Paus lebih tinggi dari kedudukan negara yang dipimpin raja, karena Paus merupakan wakil dari tuhan di dunia dan gereja merupakan bayangan dari kerajaan Tuhan. Agustinus membagi ada 2 macam negara yaitu :
    • Civitate Dei (Kerajaan Tuhan).
    • Civitate Diabolis/Terrana (Kerajaan Setan) yang ada di dunia fana.
    b)  Thomas Aquinas :
    Negara merupakan lembaga alamiah yang lahir karena kebutuhan sosial manusia, sebagai lembaga yang bertujuan menjamin ketertiban dan kehidupan masyarakat serta penyelenggara kepentingan umum, negara merupakan penjelmaan yang tidak sempurna. Kedudukan raja dan Sri Paus sama tinggi, keduanya merupakan wakil Tuhan yang masing-masing mempunyai tugas berlainan yaitu raja mempunyai tugas dibidang keduniawian yaitu mengusahakan agar rakyatnya hidup bahagia dan sejahtera di dalam negara, sedangkan Paus mempunyai tugas dibidang kerokhanian yaitu membimbing rakyatnya agar kelak dapat hidup bahagia di akhirat.
    2. Teori Kekuasaan.
    Menurut teori ini negara terbentuk karena adanya kekuasaan, sedangkan kekuasaan berasal dari mereka-mereka yang paling kuat dan berkuasa, sehingga dengan demikian negara terjadi karena adanya orang yang memiliki kekuatan/kekuasaan menaklukkan yang lemah.
    Gambaran bahwa negara terbentuk karena kekuasaan dapat disimak dalam berbagai pendapat yang dikemukan oleh para ahli sebagai berikut :
    a)  Kalikles :
    Dalam suasana alam bebas bila ada orang–orang yang lebih baik telah memperoleh kekuasaan yang lebih besar dari yang kurang baik, maka disitulah keadilan, demikian pula pada negara bahwa yang kuat memerintah (menguasai) yang lemah.
    b)  Voltaire : “Raja yang pertama ialah pahlawan yang menang perang”.
    c)  Karl Marx :
    Negara adalah hasil pertarungan antar kekuatan–kekuatan ekonomis dan negara merupakan alat pemeras bagi mereka yang lebih kuat terhadap yang lemah dan negara akan lenyap kalau perbedaan kelas tidak ada lagi.
    d)  Harold J. Laski :
    Setiap pergaulan hidup memerlukan organisasi pemaksa untuk menjamin kelanjutan hubungan produksi yang tetap.
    c)  Leon Duguit :
    Yang dapat memaksakan kehendak kepada pihak lain ialah mereka–mereka yang paling kuat yang memiliki keistimewaan phisik, otak (kecerdasan), ekonomi dan agama.
    d)  G. Jellinek :
    Negara adalah kesatuan yang dilengkapi dengan kekuasaan memerintah bagi orang-orang yang ada di dalamnya yaitu kemampuan memaksakan kemauan sendiri terhadap orang-orang lain tanpa tawar menawar.
    3. Teori Perjanjian Masyarakat.
    Menurut teori ini, negara terbentuk karena sekelompok manusia yang semula masing–masing hidup sendiri–sendiri mengadakan perjanjian untuk membentuk organisasi yang dapat menyelenggarakan kepentingan bersama. Teori ini didasarkan pada suatu paham kehidupan manusia dipisahkan dalam dua jaman yaitu pra negara (jaman alamiah) dan negara.
    Penganjur teori perjanjian masyarakat antara lain :
    a) Hugo de Groot (Grotius) :
    Negara merupakan ikatan manusia yang insaf akan arti dan panggilan kodrat. Negara berasal dari suatu perjanjian yang disebut “pactum” dengan tujuan untuk mengadakan ketertiban dan menghilangkan kemelaratan. Grotius merupakan orang yang pertama kali memakai hukum kodrat yang berasal dari rasio terhadap hal–hal kenegaraan. Dan ia menganggap bahwa perjanjian masyarakat sebagai suatu kenyataan sejarah yang sungguh–sungguh pernah terjadi.
    b) Thomas Hobbes :
    Suasana alam bebas dalam status naturalis merupakan keadaan penuh kekacauan, kehidupan manusia tak ubahnya seperti binatang buas di hutan belantara (Homo homini lupus) sehingga menyebabkan terjadinya perkelahian atau perang semua lawan semua (Bellum omnium contra omnes atau The war of all aginst all). Keadaan tersebut diakibatkan adanya pelaksanaan natural rights (yaitu hak dan kekuasaan yang dimiliki setiap manusia untuk berbuat apa saja untuk mempertahankan kehidupannya) yang tanpa batas.
    Dalam keadaan penuh kekacauan, lahirlah natural law dari rasio manusia untuk mengakhiri pelaksanaan natural rights secara liar dengan jalan mengadakan perjanjain. Menurut Thomas Hobbes, perjanjian masyarakat hanya ada satu yaitu “Pactum Subjectionis”, dalam perjanjian ini terjadi penyerahan natural rights (hak kodrat) kepada suatu badan yang dibentuk (yaitu body politik) yang akan membimbing manusia untuk mencapai kebahagiaan umum, hak yang sudah diserahkan kepada penguasa (raja) tidak dapat diminta kembali dan raja harus berkuasa secara mutlak. Melalui teorinya, Thomas Hobbes menghendaki adanya bentuk monarkhi absolut.
    c) John Locke :
    Melalui bukunya yang berjudul “Two treaties on civil Government”, ia menyatakan : suasana alam bebas bukan merupakan keadaan penuh kekacauan (Chaos) karena sudah ada hukum kodrat yang bersumber pada rasio manusia yang mengajarkan bahwa setiap orang tidak boleh merugikan kepentingan orang lain. Untuk menghindari anarkhi maka manusia mengadakan perjanjian membentuk negara dengan tujuan menjamin suasana hukum individu secara alam. Perjanjian masyarakat ada 2 yaitu :
    1. Pactum Unionis : Perjanjian antar individu yang melahirkan negara.
    2. Pactum Subjectionis : Perjanjain anatara individu dengan penguasa yang diangkat dalam pactum unionis, yang isinya penyerahan hak–hak alamiah.
    Dalam pactum sujectionis tidak semua hak–hak alamiah yang dimiliki manusia diserahkan kepada penguasa (raja) tetapi ada beberapa hak pokok (asasi) yang meliputi hak hidup, hak kemerdekaan/kebebasan, hak milik yang tetap melekat pada diri manusia dan hak tersebut tidak dapat diserahkan kepada siapapun termasuk penguasa. Dan hak–hak tersebut harus dilindungi dan dijamin oleh raja dalam konstitusi (UUD). Melalui teorinya John Locke menghendaki adanya bentuk monarkhi konstituisonal, dan ia dianggap sebagai peletak dasar teori hak asasi manusia.
    d)  Jean Jacques Rousseau :
    Melalui bukunya yang berjudul “Du Contract Social”, Jean Jacques Rousseau menyatakan : menurut kodratnya manusia sejak lahir sama dan merdeka, tetapi agar kepentingannya terjamin maka tiap–tiap orang dengan sukarela menyerahkan hak dan kekuasaannya itu kepada organisasi (disebut negara) yang dibentuk bersama–sama dengan orang lain. Kepada negara tersebut diserahkan kemerdekaan alamiah dan di bawah organisasi negara, manusia mendapatkan kembali haknya dalam bentuk hak warga negara (civil rights). Negara yang dibentuk berdasarkan perjanjian masyarakat harus dapat menjamin kebebasan dan persamaan serta menyelenggarakan ketertiban masyarakat.
    Yang berdaulat dalam negara adalah rakyat, sedangkan pemerintah hanya merupakan wakilnya saja, sehingga apapila pemerintah tidak dapat melaksanakan urusannya sesuai dengan kehendak rakyat, maka rakyat dapat mengganti pemerintah tersebut dengan pemerintah yang baru karena pemerintah yang berdaulat dibentuk berdasarkan kehendak rakyat (Volonte general). Melalui teorinya tersebut, J.J. Rousseau menghendaki bentuk negara yang berkedaulatan rakyat (negara demokrasi). Itulah sebabnya ia dianggap sebagai Bapak kedaulatan rakyat (demokrasi)
    4. Teori Hukum Alam.
    Menurut teori ini, terbentuknya negara dan hukum dengan memandang manusia sebelum ada masyarakat hidup sendiri–sendiri.
    Para penganut teori hukum alam terdiri :
    1. Masa Purba, seperti Plato dan Aristoteles.
    2. Masa Abad Pertengahan, seperti Agustinus dan Thomas Aquinas.
    3. Masa Rasionalisme, seperti penganut teori perjanjian masyarakat.
    PLATO :
    Asal mula terjadinya negara sangat sederhana antara lain :
    1. Adanya keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhan yang beraneka ragam menyebabkan mereka harus bekerjasama.
    2. Mengingat manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya harus bekerjasama dengan orang lain, maka mengharuskan manusia dalam menghasilkan sesuatu harus lebih untuk dipertukarkan.
    3. Karena seringnya mereka saling tukar menukar hasil dan sekaligus bergabung, maka terbentuklah desa.
    4. Antara desa yang satu dengan desa yang lain terjadi pula hubungan kerjasama, maka terbentuklah suatu masyarakat negara.
    ARISTOTELES :
    Menurut Aristoteles, keberadaan manusia menurut kodratnya adalah sebagai mahluk individu dan mahluk sosial. Asal mula terbentuknya negara dapat digambarkan sebagai berikut :
    KELUARGA ——> KELOMPOK ——> DESA ——> KOTA/NEGARA
  • Secara Sekunder.

  • Terjadinya negara secara sekunder adalah membahas terjadinya negara baru yang dihubungkan dengan negara lain yang telah ada sebelumnya, berkaitan dengan hal tersebut maka pengakuan negara lain dalam teori sekunder merupakan unsur penting berdirinya suatu negara baru.
    Untuk mengetahui terjadinya negara baru dapat menggunakan pendekatan faktual yaitu suatu pendekatan yang didasarkan pada kenyataan dan pengalaman sejarah yang benar–benar terjadi.
    Menurut kenyataan sejarah, terjadinya suatu negara karena :
    a.  Penaklukan/Pendudukan (Occupasi).
    Suatu daerah belum ada yang menguasai kemudian diduduki oleh suatu bangsa. Contoh : Liberia diduduki budak–budak negro yang dimerdekakan tahun 1847.
    b.  Pelepasan diri (Proklamasi).
    Suatu daerah yang semula termasuk daerah negara tertentu melepaskan diri dan menyatakan kemerdekaannya. Contoh : Belgia melepaskan diri dari Belanda tahun 1839, Indonesia tahun 1945, Pakistan tahun 1947 (semula wilayah Hindustan), Banglades tahun 1971 (semula wilayah Pakistan), Papua Nugini tahun1975 (semula wilayah Australia), 3 negara Baltik (Latvia, Estonia, Lituania) melepaskan diri dari Uni Soviet tahun 1991, dsb.
    c.  Peleburan menjadi satu (Fusi).
    Beberapa negara mengadakan peleburan menjadi satu negara baru. Contoh : Kerajaan Jerman (1871), Vietnam (1975), Jerman (1990), dsb.
    d.  Aneksasi.
    Suatu daerah/negara yang diambil alih (dicaplok) oleh bangsa lain, kemudian di wilayah itu berdiri negara. Contoh : Israel tahun 1948.
    e.  Pelenyapan dan pembentukan negara baru.
    Suatu negara pecah dan lenyap, kemudian diatas wilayah itu muncul negara baru. Contoh :
    • Colombia pecah menjadi Venezuella dan Colombia Baru tahun 1832.
    • Jerman menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur tahun 1945.
    • Korea menjadi Korea Selatan dan Korea Utara tahun 1945.
    • Vietnam menjadi Vietnam Utara dan Vietnam Selatan tahun 1954.
    • Uni Soviet pecah/lenyap tahun 1992 kemudian muncul Rusia, Georgia, Kazakistan dsb.
    • Yugoslavia pecah tahun 1992 kemudian muncul Kroasia, Bosnia, Serbia (Yugoslavia Baru).
    • Cekoslovakia menjadi Ceko dan Slovakia tahun 1992.

    GAME GANGSTAR

    GAME YANG PERTAMA GUE MAININ DI PS2





    GAME YANG AMAT SULIT(MENURUT GUE SIH.....!)



    SERU BANGET MAS BRAD............!




    GAME YANG PALING BANYAK MENYITA WAKTU(SAMPAI KECANDUAN)


     
    GAME PALING DISUKAI AND MEMBUAT ORANG TERGILA-GILA(KASIH JEMPOL DAH)
    LEBIH MIRIP AMA GTA VICE CITY
    GAME YANG MENUNJUKAN BAGAIMANA KERASNYA GENG JALANAN TANPA PISTOL MAS BRAD..........!

    Pengertian Wirausaha

    Istilah wirausaha berasal dari entrepreneur (bhs Perancis) yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggeris dengan arti between taker atau go-between.

    Joseph Schumpeter, mengatakan entreprenuer atau wirausaha adalah orang yang mendobrag sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru. Orang tersebut melakukan kegiatannya melalui organisasi bisnis yang baru ataupun bisa pula dilakukan dalam organisasi bisnis yang sudah ada.

    Di dalam buku the portable MBA in entrepreneurship disebutkan bahwa wirausaha adalah orang yang melihat adanya peluang kemudian menciptakan sebuah organisasi untuk memanfaatkan peluang tersebut.

    Peter Drucker berkata bahwa wirausaha tidak mencari resiko, melainkan mereka mencari peluang.
    Seorang wirausaha yang terkenal dan sukses membangun sebuah bisnis besar, umumnya mereka bukan penanggung resiko, tetapi mereka mencoba mendifinisiakan resiko yang harus mereka hadapi dan meminimalkan resiko tersebut.

    Melihat uraian tersebut di atas, adanya pemakaian istilah saling bergantian antara wiraswasta dan wirausaha. Ada pandangan yang menyatakan bahwa wiraswasta sebagai pengganti dari istilah entrepreneur. Ada pula pandangan untuk istilah entrepreneur digunakan wirausaha, sedangkan untuk istilah entrepreneurship digunakan istilah kewirausahaan. Kesimpulannya ialah istilah wiraswasta sama saja dengan wirausaha, walaupun rumusannya berbeda-beda tetapi isi dan karakteristiknya sama. Namun ada perbedaan fokus antara kedua istilah tersebut. Wirausaha lebih fokus pada objek, ada usaha yang mandiri, sedang wiraswasta lebih menekankan pada jiwa, semangat kemudian diaplikasikan dalam segala aspek kehidupan. Contoh para dosen diperguruan tinggi, para birokrat dikantor pemerintahan harus ditanamkan pengetahuan kewiraswastaan agar jiwa dan semangatnya beda. Pegawai negeri tidak perlu berwirausaha, tetapi mereka diharuskan memiliki jawa wiraswasta.            

    menginjak neraka

    Am        Em     Am   C
    Tak pernah lelap
    Am     Em     Bm
    Mimpiku slalu gelap
    Am      Em     Am   C
    Belati berkarat
    Am      Em     Am
    Cosa mengucur deras
    Am      Em      Am   C
    Bernafaskan api
    Am      Em       Bm
    Tiada yang kan abadi
    Am     Em     Am   C
    Menatap langit
    Am        Em       Am
    Tinggalkanlah semua sakit
    F C F Am F C E
    Am Em Am C Am Em Am
    Am      Em    Am   C
    Cadu terbakar
    Am      Em       Am
    Setan kau kan ku sambut
    Am       Em    Am   C
    Merah berkilau
    Am      Em   Am
    Mengotori jantungku
    Am       Em      Am   C
    Gitar yang patah
    Am     Em     Am
    Jadikanlah malam ini
    Am       Em   Am   C
    Intan permata
    Am      Em    Am
    Saat tiada yang datang
    chorus:
    F
    Kujatuh
    C
    Jatuh di kesunyian
    Em            Am
    Tiada teman hanya kesedihan
    F            C
    Kujatuh tanpa teman
    E
    Dan menghilang
    Am          C
    Menginjak neraka
    Am          C
    Ku pun hancur
    Am        C       Am
    Sirkus liar smakin menakutkan
    Am          C
    Oh Tuhan maafkan
    Am        C
    Ku berdosa
    Am          C    Am          C
    Tunjukkan sinarmu hei malaikat!
    F C F Am F C E
    C Bm Am G Am   C Bm G Am  F G
    Am   C Bm G Am  F E   F E   F E
    Am Em Am C Am Em Am
    Am Em Am C Am Em Am
    Am Em Am C Am Em Am
    F C F Am F C E
    Am          C
    Menginjak neraka
    Am          C
    Ku pun hancur
    Am        C       Am
    Sirkus liar smakin menakutkan
    Am          C
    Oh Tuhan maafkan
    Am        C
    Ku berdosa
    Am          C    Am          C
    Tunjukkan sinarmu hei malaikat!
    chorus:
    F
    Kujatuh
    C
    Jatuh di kesunyian
    Em            Am
    Tiada teman hanya kesedihan
    F            C
    Kujatuh tanpa teman
    E
    Dan menghilang
    F
    Kujatuh
    C
    Jatuh di kesunyian
    Em            Am
    Tiada teman hanya kesedihan
    F            C
    Kujatuh tanpa teman
    E
    Dan menghilang

    we are outsider

    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders 
    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders 
    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders 
    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders
    C5                D5
    Berpeluh dan tak pernah menyerah 
    G5                           C5  
    tak pernah mengeluh dan tak pernah mengalah 
    C5                D5 
    Rintangan yang selalu menghadang 
    G5                        C5 
    tak gentar kita hadapi walau sangat menyakit kan 
    C5                D5 
    Takkan ada rasa pernah menyesal 
    G5                C5 
    menghormati dan selalu di hormati 
    C5                D5 
    Perjuangan tangan slalu didepan 
    G5                C5 
    kita kibarkan bendera kita raih kemenangan
    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders 
    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders
    C5                        C5-D5 
    Kita singsingkan lengan baju kepalkan tangan 
    G5                B5-C5 
    Kita hadapi kebodohan tau diri, bekal diri, dan bisa jaga diri 
    C5                        C5-D5 
    hantam ketidak pastian diri, pengecut bukanlah jati diri sejati 
    G5                     C5 
    tunjukkan pada dunia kita adalah manusia yg harus di puji
    C5               D5 
    tenanglah hari kita kan menjelang 
    G5                   C5 
    bulatkan tekad untuk saling menjaga 
    C5               D5 
    dan rangkulah yg tak tau arah 
    G5                              C5 
    dan buka botol minuman dan mari kita bersulang
    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders 
    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders
    F5                 C5                   G5                C5 
    Terlihat penuh smangat di matamu kita slalu bertemu untuk 1 langkah maju 
    F5                C5              G5                 G5 
    percaya kita harus percaya kita tidak rapuh dan tak pernah runtuh 
    G5                      G5-G5-G5-G5-C5 
    tempuh jarak jauh kita takkan pernah akan runtuh
    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders 
    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders 
    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders 
    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders 
    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders 
    C5      D5      G5      C5
    We are, We are, We are Outsiders